Judul tersebut benar adanya..hal itu sudah saya alami sendiri. Satu tahun lalu kami memulai beternak kelinci hias dengan modal nekat..karena kami tidak pernah memelihara hewan ini sebelumnya. Melihat peluang dan sumber daya yang mendukung akhirnya kami bertiga (Firman, Ical, dan Seno) mencoba untuk serius menekuni bisnis ini.
Beruntung saya mendapatkan modal dari Program UI Young n Smart Enterpreneur 2009. Sehingga untuk modal awal kami tidak kesulitan. Seiring waktu berjalan, pahit manis beternak kelinci kami rasakan. Masih banyak manisnya sih he.he…pahitnya kalau kelinci kita mati.
Sekarang Alhamdulilah sudah mulai stabil dan kita sudah makin menjiwai kelinci he.he…
Klo da yg mau sharing ma kami seputar kelinci…kami dengan senang hati akan melayani
Salam kelinci
Sebenarnya saya blm layak dikatakan sukses, karena masih jatuh bangun..he.he. tapi karena saya menyukai apa yg saya kerjakan, jd keep moving forward aja Bang he.he.